Posted by: ikaarosalina | December 2, 2010

Narkoba

  1. A. PENDAHULUAN
    1. 1. Latar Belakang

Penggunaan sejenis narkoba di Indonesia. Jenis-jenis dari barang haram itu semakin banyak ragamnya, serta efek yang ditimbulkannya. Harganya kian murah, serta mudah memperolehnya. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika penyalagunaan narkoba kini terjadi dimana-mana, bukan saja di kota-kota, tetapi juga sampai di desa-desa.

Memang benar, bahwa narkoba itu ada juga manfaatnya. Seperti untuk membantu proses pengobatan dan untuk penelitian ilmiah.Namun apabila penggunaan narkoba tidak didasarkan pada petunjuk dokter atau disalahgunakan oleh sembarang orang, maka bahayanya itu akan jauh lebih besar ketimbang manfaatnya.Bahaya akibat narkoba akan berakibat fatal bagi masa depan si penggunanya, sebab lama kelamaan si pengguna akan merasa ketergantungan pada narkoba, dan narkoba akan menjadi kebutuhan yang paling dicarinya. Jika tidak ada uang untuk membelinya, maka cara-cara yang melanggar hukum sekalipun akan ditempuhnya.

Bahaya narkoba dapat memporak-porandakan sendi-sendi kehidupan, seperti moral, agama, sosial dan hokum maka ancaman narkoba ini harus menjadi kewaspadaan , kesadaran dan tanggung jawab semua lapisan masyarakat.

 

  1. 2. Rumusan Masalah
  2. Apa pengertian narkoba secara Islam ?
  3. Apa jenis-jenis narkoba itu ?
  4. Apa dampak penggunaan narkoba ?

 

  1. 3. Tujuan
    1. Mengetahui pengertian narkoba secara Islam.
    2. Mengetahui jenis-jenis narkoba itu.
    3. Mengetahui dampak penggunaan narkoba.

  1. A. NARKOBA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADITS
    1. 1. Narkoba dalam Pandangan Islam dan Al-Qur’an

Dalam ajaran islam, penggunaan narkoba sangat diharamkan. Karena narkoba memiliki mudharat (daya rusak) yang jauh lebih besar dari pada manfaat yang didapatkannya. Adapun yang bisa mengambil manfaat deri narkoba adalah dari pihak kalangan medis, yaitu menunjang upaya pengobatan pasien. Untuk kepentingan tersebut islam membolehkannya dengan alasan tidak menimbulkan kemudharatan (merusak, berbahaya atau berdampak negatif) bagi pasien yang diobati, dan bisa membantu mempercepat proses penyembuhan.[1]

Penyalagunaan narkoba ini sudah semakin meluas keseluruh daerah dan kesetiap lapisan masyarakat, baik para remaja, orang tua, eksekutif, artis maupun pejabat negara. Sudah diketahui secara jelas bahwa narkoba adalah benda yang sangat diharamkan oleh agama, tetapi masih banyak kalangan dari umat islam penyalagunaan narkoba juga dipandan sebagai perbuatan syetan.

Allah SWT berfirman:

  1. Dalam QS. Al-Maidah ayat 90

 

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Mka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keuntungan.” (QS. Al-Maidah ayat 90)[2]

  1. Dalam QS. An-Nisa ayat 29

 

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu: Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An-Nisa ayat 29)[3]

  1. 2. Narkoba dalam Pandangan Islam dan Hadits

Pada surat Al-Maidah dalam pandangan perspektif Al-Qur’an diperkuat dengan hadits Rasulullah saw.

“Jauhilah olehmu minuman keras (narkoba), karena ia awal dari segala bentuk dan kejahatan”. (HR. Hakim)

Hadits diatas menyerukan umat islam, untuk menjauhi narkoba, minum-minuman keras dan segala macam bentuk barang haram. Hal ini disebabkan dapat menimbulkan bahaya bagi yang melanggarnya. Selain itu ia juga dapat menyeret kekpada kejahatan yang lainnya, seperti zina, mencuri, membunuh dan sebagainya. Karena dalam keadaan seperti itu orang yang dalam keadaan tidak sadar, mabuk, tidak dapat mengontrol diri, sehingga mereka sering kali menggangu ketertiban umum. Karena itu ayat tersebut menyebutkan bahwa narkobamenimbulkan bibit kebencian dan permusuhan dikalangan manusia.[4]

Jika orang sudah kecanduan narkoba maka lambat laun akan dikendalikan oleh syetan dan hawa nafsu yang cenderung akan diturutinya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang hamba Allah tettap dalam keadaan kelapangan karena agamanya selama ia tidak minum-minuman keras. Akan tetapi bila ia minum-minuman keras maka Allah akan menggoyahkan tabirnya, sehingga syetan menjadi sahabatnya, jadi pendengarannya, jadi penglihatannya, jadi kakinya. Jemudian ia dibawa oleh syetan kepada setiap kejahatan dan ia palingkan diri dari kebaikan,” (HR. Thabrani)[5]

Berdasarkan hadits-hadits diatas, Islam memandang khamar (narkoba) itu haram. Dan khamar dalam Islam bukan sebatas dalam arak atau minuman beralkohol saja, akan tetapi di dalamnya juga terdapat setiap zat yang dapat memabukkan, baik yang berbentuk cair maupun zat padat. Hal ini sesuai dengan Hadits Rasulullah SAW: “Setiap zat, bahan atau minuman yang dapat memabukkan (merusak fungsi akal) adalah khamar dan setiap khamar adalah haram”. (HR. Abdulullah ibnu Umar ra)[6] Hadits-hadits lainnya yaitu:

  1. a. Hadits Ummah Salamah, ia berkata: “Nabi melarang mengkonsumsi setiap hal yang memabukkan dan yang menyebabkan seseorang lemah dan malas”. (HR. Ahmad dan Abu Daud).
  2. Hadits Nabi: “Setiap hal banyak (yang dapat) memabukkan, maka sedikit (dari)nya pun juga haram.” (HR. Abu Daud).

Oleh karena itu tidak ada alasan bagi umat Islam untuk menjadi golongan orang-orang penyalagunaan narkoba. Bagi tokoh agama hendaknya harus mampu memprioritaskan kehidupan beragama di kalangan remaja dan begitu pula bagi para orang tua muslim hendaknya mampu melakukan pendekatan spiritual (keagamaan) kepada setiap anak-anaknya. Sehingga dengan penanaman dasar agama yang kokoh akan membuat anak memiliki benteng yang kuat dalam dalam menghadapi modernisasi dan westernisasi seperti sekarang ini.[7]

Bagi orang-orang yang terkena kasus narkoba dan sudah tergantung pada barang haram tersebut, maka perlu proses penyembuhan dengan upaya merehabilitasinya.[8]

  1. B. NARKOBA
  2. 1. Narkoba menurut Pemikiran Para Ahli
    1. Menurut Smith Kline dan French Clinical (1968)

Narkotika adalah zat-zat (obat) yang dapat mengakibatkan ketidaksadaran atau pembiusan dikarenakan zat-zat tersebut bekerja mempengaruhi susunan saraf sentral. Dalam definisi ini sudah termasuk jenis candu dan turunan candu (morphine, codein, heroine) dan candu sintesis (meperidine dan metadone).[9]

  1. Menurut B. Simanjuntak

Narkotika berasal dari kata “narcissus”, sejenis tumbuh-tumbuhan yang mempunyai bunga yang dapat membuat orang menjadi tak sadar.

  1. Menurut Ensiklopedia Indonesia IV (1980:2336)

Pengertian narkotika secara farmologi medis adalah obat yang dapat menghilangkan (terutama) rasa nyeri yang berasal dari daerah viseral dan dapat menimbulkan efek stupor (bengong, masih sadar tetapi harus digerakkan) serta adiksi.[10]

  1. Pengetian umumNarkotika

Zat-zat (obat) baik dari alam atau sintesis maupun semi sintesis yang dapat menimbulkan ketidak sadaran atau pembiusan. Efek narkotika disamping membius dan menurunkan kesadaran juga mengakibatkan daya khayal/halusinasi (ganja) serta menimbulkan daya rangsang/stumulus (cocaine).[11]

  1. 2. Jenis-jenis Narkotika
    1. Narkotika

Contohnya: heroin/putauw, kokain, ganja, morfin,dll.

Ganja: Berasal dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.

  • Denyut jantung atau nadi lebih cepat.
  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Merasa lebih santai, banyak bicara dan bergembira.
  • Sulit mengingat sesuatu kejadian.
  • Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.
  • Kadang-kadang menjadi agresif bahkan kekerasan.
  • Bilamana pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang berkepanjangan, rasa letih/capek.
  • Gangguan kebiasaan tidur.
  • Sensitif dan gelisah.
  • Berkeringat.
  • Berfantasi.
  • Selera makan bertambah.

Kokain: Mempunyai 2 bentuk yakni bentuk asam (kokain hidroklorida) dan bentuk basa (free base). Kokain asam berupa kristal putih, rasa sedikit pahit dan lebih mudah larut dibanding bentuk basa bebas yang tidak berbau dan rasanya pahit. Nama jalanan kadang disebut koka, coke, happy dust, snow, charlie, srepet, salju, putih. Disalahgunakan dengan cara menghirup yaitu membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. Kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas. Cara lain adalah dibakar bersama tembakau yang sering disebut cocopuff. Menghirup kokain berisiko luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam.[12]

  1. Psikotropika

Contohnya: ekstasi, sabu-sabu, pil koplo, dll.

Ekstasi atau Inex (Methylene Dioxy Meth Amphetamine / MDMA) memiliki struktur kimia dan pengaruh yang mirip dengan amfetamin dan halusinogen. Ekstasi biasanya berbentuk tablet berwarna dengan disain yang berbeda-beda. Ekstasi bisa juga berbentuk bubuk atau kapsul.[13]

  1. Zat adiktif

Contohnya: alcohol, nikotin, kafein, dll.

 

  1. 3. Ciri-ciri Umum Pengguna Narkoba

Ciri-ciri awal pengguna narkoba perlu diketahui dengan baik, sebab apabila pemakaian masih baru di mulai, penghentiannya lebih mudah. Keterlambatan tersebut terjadi karena orang tua tidak menetahui tanda-tanda awal pemakaian narkoba.[14] Secara umum, ciri-ciri pengguna narkoba, yaitu:

  1. Pada fisik

Bila sedang memakai, pemakai menjadi tampak normal, biasa saja. Bila sedang tidak memakai, pemakai tampak kurang sehat,murung, gelisah, malas, kurus dan lemah(loyo). Tanda bekas sayatan atau tusukan jarum suntik pada bagian tubuh.

  1. Ciri Mental

Sulit bergaul dengan teman baru,

  1. Tanda Psikis

Sulit bergaul dengan teman baru, tertutup, sensitif, mudah tersinggung, egois, lebih menyukai hidup di malam hari. Jiwanya resah, gelisah, kurang tenang. Hubungan dengan keluarga mulai renggang.

 

  1. C. Upaya Pencegahan Narkoba
  • Pandangan Islam

Islam menganjurkan untuk melakukan langkah-langkah preventif(pencegahan). Misalnya dengan dadanya seruan agar kita selalu berdakwah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan nasing-masing yang diharuskan peduli sesama manusia. Bentuk kepedulian itu terwujud dengan mengajak rekan-rekan kita kepada hal-hal yang positif, serta mencegah agar mereka tidak terjerumus terhadap hal-hal yang negatif.[15]

Keseharusan umat islam untuk peduli terhadap sesamanya ini disinggung dalam ayat berikut:

 

“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, yang menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari kejahatan.”(QS. Ali-Imran 110)[16]

Ayat di atas  tidak dikhususkan kepada kalangan umat islam tertentu saja melainkan kepada siapapun seluruh umat Islam yang telah membaca ayat ini, maka kepadanya sudah dipikul tanggung jawab untuk turut menjaga keselamatan sesamanya, termasuk turut mencegah dari bahaya narkoba.[17]

Keseharusan untuk berdakwah mengenai ancaman bahaya narkoba harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Jika kita mampu mencegah teman-teman kita saja, maka itulah yang harus kita lakukan. Namun demikian , Islam memandang perlu agar  upaya ini terorganisir. Dijelaskan dalam ayat berikut:

 

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Ali-Imron 104)[18]

Diantaranya kita harus ada semacam organisasi yang bergerak khusus untuk penanganan masalah narkoba. Alangkah baiknya jika ikut bergabung dengan organisasi karena merupakan tanggung jawab kita selaku generasi dan remaja muslim[19]. Berdakwah seputar pencegahan narkoba tidak boleh dengan kekerasan. Sebagaimana firman Allah SWT:

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (An-Nahl 125)[20]

Ayat tersebut menunjukkan betapa pentingnya kepedulian setiap orang/ kelompok/ golongan untuk senantiasa untuk meningkatkan dan mengajak kepada setiap orang untuk berbuat baik dan sebaliknya dan melanggar hukum termasuk di dalamnya penyalagunaan narkoba. Dalam melaksanakan misi tersebut hendaknya dilakukan dengan cara-cara, metode, atau pendekatan yang baik pula.[21]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR RUJUKAN

Abdul Rozak, 2006, Wahdi Sayuti, Remaja & Bahaya Narkoba Untuk Umum .   Jakarta: Prenada

Ahmad Sofyan. 2007, Narkoba Mengincar Anak, Jakarta: Prestasi Pustaka

Al-Qur’an al-karim

Hari Sasangka. 2003, Narkotika dan Psikotropika Dalam Hukum Pidana. Bandung: Mandar Maju

Subagyo Partodiharjo. 2006, Kenali Narkoba dan Musuhi Penyalagunaannya, Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama

http://bomberpipitpipit.wordpress.com/jenis-jenis-narkoba

http://aneh22.blogspot.com/2009/03/kupas-tuntas-jenis-narkoba-berbahaya.html


[1] Abdul Rozak, Wahdi Sayuti, Remaja & Bahaya Narkoba Untuk Umum (Jakarta: Prenada, 2006), hlm.29

[2] Lihat Al-Qur’an al-karim surat al- maidah (6): 90

[3] Lihat Al-Qur’an al-karim surat an-Nisa (5): 29

[4] Ahmad Sofyan, Narkoba Mengincar Anak, (Jakarta: Prestasi Pustaka, 2007), hlm. 34-35

[5] Abdul Rozak. Ibid., hlm.29-30

[6] Abdul Rozak. Ibid., hlm. 30

[7] Ahmad Sofyan. Ibid., hlm. 35

[8] Ibid., hlm. 37

[9] Hari Sasangka, Narkotika dan Psikotropika Dalam Hukum Pidana. (Bandung: Mandar Maju, 2003), hlm. 33

[10] Ibid., hlm. 35

[11] Hari Sasangka,.Op.cit. hlm. 35

[12] http://bomberpipitpipit.wordpress.com/jenis-jenis-narkoba

[13] http://aneh22.blogspot.com/2009/03/kupas-tuntas-jenis-narkoba-berbahaya.html

[14] Subagyo Partodiharjo, Kenali Narkoba dan Musuhi Penyalagunaannya,(Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama, 2006)

[15] Ahmad Sofyan. Ibid., hlm. 32

[16] Lihat Al-Qur’an al-karim surat ali-Imron (3) : 110

[17] Ahmad Sofyan. Ibid., hlm. 33

[18] Lihat Al-Qur’an al-karim surat ali-Imron (3) : 104

[19] Ahmad Sofyan. Ibid., hlm. 33

[20] Lihat Al-Qur’an al-karim surat an-Nahl (16) : 125

[21] Ahmad Sofyan. Ibid., hlm. 33


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: